Setelah sempat dirawat di rumah sakit selama beberapa hari, dua pria yang mencoba membajak sebuah pesawat di China, meninggal dunia hari ini. Keduanya tewas setelah dipukuli para penumpang dan kru pesawat.
Surat kabar The Global Times seperti dilansir AFP, Selasa (3/7/2012) memberitakan, kedua pria itu menemui ajal di rumah sakit akibat luka-luka yang dialami mereka saat terjadi perkelahian dengan para penumpang dan kru pesawat.
Kedua pria itu termasuk dari enam orang Uighur yang ditangkap polisi menyusul insiden gagalnya pembajakan pesawat milik maskapai Tianjin Airlines yang bertujuan ke Urumqi, China.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam insiden itu, para penumpang dan kru berhasil menggagalkan upaya keenam pria yang mencoba menerobos masuk ke kokpit tersebut. Pesawat yang mengangkut 101 orang itu akhirnya kembali ke bandara Hotan dan mendarat dengan selamat.
Kepolisian China saat ini tengah menyelidiki benda-benda yang dibawa keenam pria tersebut dalam insiden itu. Sejumlah benda yang mereka bawa dilaporkan sebagai bahan peledak.
(ita/)











































