Mendiang Kim Jong-Il Pernah Instruksikan Produksi Massal Bom Uranium

Mendiang Kim Jong-Il Pernah Instruksikan Produksi Massal Bom Uranium

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 02 Jul 2012 18:00 WIB
Mendiang Kim Jong-Il Pernah Instruksikan Produksi Massal Bom Uranium
Mendiang Kim Jong-Il (AFP)
Pyongyang, - Mendiang pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-Il disebut-sebut pernah memerintahkan para ilmuwan negara komunis tersebut, untuk memproduksi bom uranium dalam jumlah besar. Padahal diketahui bahwa selama ini Korut selalu berdalih hanya mengembangkan uranium untuk keperluan pembangkit listrik semata.

Instruksi Jong-Il tersebut terungkap dari dokumen rahasia milik rezim komunis Korea Utara (Korut) yang dibeberkan oleh surat kabar Jepang, Mainichi Shimbun dan Tokyo Shimbun. Dokumen rahasia tersebut merupakan laporan yang disusun oleh sejumlah pejabat senior pada Partai Buruh Korut pada Februari lalu.

Dalam dokumen yang menjelaskan secara detail soal kebijakan-kebijakan domestik dan luar negeri Korut itu, disebutkan bahwa Jong-Il yang meninggal dunia pada Desember 2011 lalu, telah memerintahkan pembuatan senjata nuklir dengan menggunakan uranium dan juga plutonium. Instruksi ini juga merujuk kepada fasilitas pengayaan uranium milik Korut yang sempat diinspeksi AS pada November 2010 lalu, pasca uji coba nuklir pada 2006 dan 2009 silam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"AS dan pihak lawan lainnya mengeluhkan upaya kita dalam memproduksi uranium untuk membuat senjata nuklir. Sejujurnya... (mendiang pemimpin Korut mengatakan) kita tidak sedang menunggu pengembangan teknologi pengayaan uranium agar bisa digunakan untuk keperluan industri sipil," demikian bunyi dokumen tersebut seperti dilansir oleh AFP, Senin (2/7/2012).

"Dari sudut pandang militer, persoalannya tentu saja kita seharusnya menggunakan plutonium dan uranium yang telah diperkaya untuk membuat bom atom," imbuh dokumen tersebut seperti dikutip Mainichi Shimbun.

Dalam dokumen tersebut, disebutkan bahwa mendiang Jong-Il juga memberikan tugas langsung kepada bawahannya untuk memproduksi senjata nuklir. "Tugas konkret untuk memproduksi senjata nuklir secara massal," demikian bunyi dokumen tersebut.

Menurut Mainichi Shimbun, keberadaan dokumen internal tersebut dimaksudkan untuk memperjelas kepada kader-kader Partai Buruh Korut bahwa Kim Jong-Un yang menjadi pemimpin Korut saat ini, mewarisi strategi dan kebijakan ayahnya untuk mengembangkan senjata nuklir demi melindungi rezimnya.

Sedangkan Tokyo Shimbun menyebut dokumen ini menjadi bukti pertama soal instruksi langsung mendiang Jong-Il atas upaya pengembangan bom uranium, yang selama ini menjadi kecurigaan negara-negara Barat. Surat kabar tersebut juga menyatakan bahwa ada sedikit harapan kebijakan luar negeri Korut akan berubah di bawah kepemimpinan Kim Jong-Un.

(nvc/)


Berita Terkait