Dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Distrik Sydney seperti dilansir Sydney Morning Herald, Jumat (29/6/2012), Avineshwar Nand mengaku bersalah atas serangan seksual terhadap gadis berumur 18 tahun tersebut. Pemerkosaan terjadi ketika korban tertidur pulas di atas bangku di stasiun kereta Newtown di Sydney pada 16 Desember 2010 sekitar pukul 05.10 waktu setempat.
Dalam persidangan terungkap, korban yang menderita imsomnia, telah beberapa hari tak bisa tidur dan meminum alkohol dalam jumlah besar di malam kejadian itu. Akibatnya, gadis malang itu tidur dengan sangat pulas di bangku stasiun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan Nand sempat berkata kepada seorang pejalan kaki yang melintas: "Hei, mau bergabung dengan kami?" Sebagian besar insiden tersebut juga terekam kamera CCTV di stasiun itu.
Ketika polisi tiba di lokasi, Nand mengatakan kalau dirinya dan korban telah berhubungan selama enam tahun. "Itu bohong," kata hakim Stephen Norrish di persidangan.
Ketika dibawa ke kantor polisi bersama Nand, korban mulai sadar sepenuhnya akan lingkungan sekitarnya. Kepada polisi, korban bertanya: "Apakah saya disentuh pria itu di stasiun?"
Hakim Norris mengatakan, Nand sedang menjalani pembebasan bersyarat saat pemerkosaan itu terjadi. Pria itu telah divonis atas penyerangan seksual terhadap seorang wanita berumur 57 tahun pada tahun 2004. Dia menyerang wanita itu saat tidur di rumahnya dan mencuri uang US$ 150 saat akan kabur dari rumah korban. Kemudian Nand juga memperkosa seorang ibu muda pada tahun 2006.
Hakim Norrish mengatakan, banyak bukti yang disampaikan menunjukkan bahwa Nand sejak lama punya sejarah narkoba dan alkohol. Hal itu menurut psikolog, mendorong munculnya "hasrat menyimpang yang tersembunyi".
(ita/)










































