"Para pemain asing tak bisa mendikte solusi mereka pada Suriah. Kami tak mau dan tak bisa mendukung intervensi atau solusi yang didikte dari luar negeri," kata Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov dalam konferensi pers di Moskow, Rusia seperti dilansir AFP, Kamis (28/6/2012).
Ditegaskan Lavrov, nasib Assad harus diputuskan dalam kerangka dialog Suriah oleh rakyat Suriah sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Belum ada draf yang disepakati," tuturnya.
Menurut para diplomat di markas besar PBB di New York, AS, Annan telah mengusulkan untuk membentuk pemerintahan transisi di Suriah sebagai upaya menghentikan konflik berdarah yang telah berlangsung 16 bulan. Negara-negara besar di dunia, termasuk Rusia, umumnya menyetujui gagasan tersebut.
Ditegaskan Lavrov, Rusia setuju bahwa perubahan dan reformasi sangat dibutuhkan di Suriah. Namun soal pengunduran diri Assad, hal tersebut tak bisa berdasarkan tekanan negara-negara asing namun harus dari hasil keputusan rakyat Suriah sendiri.
(ita/vta)











































