Juru bicara Morsi, Sameh el-Essawy mengatakan seperti dilansir Guardian, Kamis (28/6/2012), nama-nama untuk dua posisi wapres tersebut memang belum final. Namun sudah dipastikan bahwa Morsi akan memiliki dua wapres -- satu wapres seorang wanita dan seorang lagi pria dari Kristen Koptik.
Ketika penunjukkan ini resmi dilakukan, maka keduanya akan mencatat sejarah di Mesir sebagai wanita pertama dan seorang Koptik pertama yang pernah menduduki jabatan tinggi di pemerintahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam putaran kedua pemilihan presiden bersejarah Mesir, Morsi berhasil mengalahkan rivalnya, mantan perdana menteri era kepresidenan Hosni Mubarak, Ahmed Shafiq dengan mengumpulkan 51,73 persen suara. Dengan kemenangannya ini, Morsi menjadi presiden Islamis pertama Mesir yang terpilih secara demokratis.
Morsi dilahirkan pada 20 Agustus 1951 di Provinsi Sharqiya. Dia lulus dengan meraih gelar sarjana teknik dari Universitas Kairo, Mesir pada tahun 1975. Dia mendapatkan gelar Master dari universitas yang sama, enam tahun kemudian.
Morsi kemudian mendapatkan gelar PhD dari University of Southern California, Amerika Serikat (AS) pada tahun 1982. Dengan gelar doktornya, Morsi sempat mengajar di sejumlah universitas di AS. Namun dia kemudian pulang ke Mesir pada tahun 1985 dan mengajar di Zagazig University.
Morsi beristrikan seorang wanita yang menjadi aktivis Ikhwanul Muslimin. Dari pernikahan itu, Morsi mendapatkan 5 anak yang telah memberinya 3 cucu. Dua dari kelima anak Morsi memegang status kewarganegaraan AS.
Morsi pernah menjadi anggota kelompok anti-Israel, Committee to Resist Zionism. Namun dia mendedikasikan sebagian besar waktunya untuk Ikhwanul Muslimin. Lewat organisasi inilah, Morsi menang dalam pemilihan parlemen pada tahun 2000.
Kemudian pada pemilihan parlemen tahun 2005, Ikhwanul Muslimin memenangi seperlima kursi di parlemen. Morsi pun berhasil mempertahankan keanggotaannya di parlemen. Namun tak lama kemudian dia ditangkap dan dipenjara selama 7 bulan setelah ikut serta dalam aksi-aksi protes mendukung hakim-hakim reformis.
(ita/vta)











































