Warga Norwegia Telah Dilatih Al-Qaeda untuk Serang Barat

Warga Norwegia Telah Dilatih Al-Qaeda untuk Serang Barat

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 26 Jun 2012 15:03 WIB
Warga Norwegia Telah Dilatih Al-Qaeda untuk Serang Barat
Washington, -

Seorang pria Norwegia dikabarkan telah menerima pelatihan teroris dari cabang Al-Qaeda di Yaman. Pria itu tengah menunggu perintah untuk melakukan serangan terhadap Barat.

Para pejabat badan-badan keamanan Eropa mengatakan, intelijen Barat telah lama mengkhawatirkan skenario seperti ini -- seseorang yang berpindah ke agama Islam, yang dilatih dalam metode teroris dan bisa berbaur dengan mudah di Eropa dan Amerika Serikat, bepergian tanpa batasan visa.

Menurut pejabat-pejabat Eropa tersebut, pria Norwegia itu kini statusnya "operasional," yang artinya, dia telah menyelesaikan pelatihannya dan akan segera menerima target serangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami yakin dia operasional dan dia mungkin akan mendapatkan targetnya," kata seorang pejabat yang tidak disebutkan namanya seperti diberitakan Time, Selasa (26/6/2012).

"Dan target itu kemungkinan di Barat," imbuhnya.

Seorang pejabat Eropa lainnya mengkonfirmasi hal tersebut. "Dari yang saya tahu, target spesifik belum diketahui," ujarnya.

Menurut pejabat-pejabat Eropa tersebut, pria tersebut berumur 30-an tahun. Setelah berpindah ke agama Islam pada tahun 2008, dia dengan cepat berubah radikal dan pergi ke Yaman untuk menerima pelatihan teror. Pria itu telah beberapa bulan di Yaman dan saat ini diyakini masih berada di sana.

Pria tersebut tak punya catatan kejahatan. Hal ini menjadikan dia ideal untuk direkrut Al-Qaeda. "Dia benar-benar bersih dan dia bisa bepergian ke mana saja," tutur seorang pejabat Eropa tersebut.

Pejabat tersebut tidak menyebutkan langkah-langkah preventif apa yang tengah dilakukan terkait hal ini. Namun dikatakannya, "ada hubungan yang sangat baik antara badan-badan keamanan Barat dan mereka berbagi informasi yang diperlukan untuk mencegah terorisme."

Pejabat-pejabat militer Yaman mengatakan, mereka telah mendapatkan informasi mengenai sejumlah warga Eropa yang menerima pelatihan Al-Qaeda di bagian selatan Yaman. Namun mereka tidak tahu kalau salah seorang di antaranya adalah pria Norwegia. Atas pemberitaan ini, pejabat-pejabat CIA dan FBI Amerika Serikat menolak berkomentar.

(ita/)


Berita Terkait