Menteri Pertahanan Jerman Thomas de Maiziere mengingatkan, aksi militer akan dengan mudah memicu perang besar-besaran di Suriah.
"Kita harus belajar dari intervensi-intervensi (militer) yang sudah-sudah," cetus pejabat tinggi Jerman itu seperti dilansir media Press TV, Kamis (21/6/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rusia dan China sebelumnya juga telah mendesak adanya solusi politik di Suriah. Namun kedua negara sekutu kuat Suriah itu mengingatkan bahwa masalah pergantian rezim tergantung pada rakyat Suriah sendiri.
Konflik yang terjadi di Suriah hingga saat ini telah berlangsung selama 16 bulan. Menurut para aktivis, lebih dari 14 ribu orang telah tewas selama konflik yang dimulai dengan aksi demonstrasi menentang Presiden Suriah Bashar al-Assad pada Maret 2011 lalu.
(ita/nrl)











































