Untungnya, pria berusia 61 tahun ini segera dilarikan ke rumah sakit dan nyawanya pun bisa diselamatkan. Saat ini, dia tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit setempat.
"Dia dalam keadaan baik-baik saja. Dia telah sadarkan diri dan bisa membuka matanya," ujar pengacara Nastase, Ion Cazacu kepada wartawan setempat dan dilansir oleh AFP, Kamis (21/6/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya berharap dia segera pulih," ucap Perdana Menteri Rumania, Victoria Ponta, saat menjenguk Nastase di rumah sakit.
Nastase harus mendekam dalam penjara setelah Mahkamah Agung (MA) Rumania pada Rabu (20/6) pagi waktu setempat, menolak banding yang diajukan pihak Nastase atas vonis 2 tahun penjara yang dijatuhkan. MA menyatakan, Nastase yang tidak hadir dalam persidangan saat itu, memiliki waktu selama 24 jam untuk menyerahkan diri ke polisi dan menjalani masa hukumannya.
Namun Nastase tak kunjung datang. Hingga akhirnya pada Rabu tengah malam waktu setempat, polisi mendatangi rumah Nastase untuk menjemputnya dan membawanya ke penjara. Ketika Nastase meminta waktu untuk mengambil sejumlah buku miliknya di dalam rumah, percobaan bunuh diri ini pun terjadi.
Diketahui bahwa Nastase yang menjabat sebagai PM pada 2002-2004 ini, dinyatakan bersalah atas penggunaan uang negara sebanyak 1,5 juta euro sebagai dana kampanye untuk pencalonannya sebagai presiden Rumania. Sejumlah lembaga publik dan perusahaan swasta dipaksa untuk ikut serta dalam proyek pembangunan tahun 2004. Dana dari perusahaan-perusahaan tersebut disalurkan ke sejumlah rekening, yang ujung-ujungnya digunakan untuk membiayai kampanye pencalonan Nastase sebagai presiden.
Atas dakwaan tersebut, Nastase telah membantahnya dan menyebut dirinya sebagai korban permainan politik dalam kasus ini. Nastase merupakan pejabat pemerintahan Rumania paling senior yang diadili atas kasus korupsi, sejak jatuhnya rezim komunis.
(/)











































