Duh... Turis Australia Tewas Ditikam Saat Dijambret di Phuket

Duh... Turis Australia Tewas Ditikam Saat Dijambret di Phuket

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 21 Jun 2012 10:33 WIB
Duh... Turis Australia Tewas Ditikam Saat Dijambret di Phuket
Bangkok - Keindahan pulau wisata Phuket di Thailand ternoda oleh aksi kekerasan pemuda setempat yang berujung pada pembunuhan turis. Seorang turis wanita asal Australia tewas ditikam oleh pemuda yang berniat menjambret tasnya di jalanan Phuket.

Kepolisian setempat kini tengah melakukan perburuan terhadap dua pemuda yang menjadi tersangka utama dalam kasus ini. Sebabnya, setelah upaya penjambretannya gagal dan kemudian menikam korban, kedua pelaku berhasil kabur dengan menggunakan motor.

Insiden mengerikan ini terjadi pada Rabu (20/6) malam, sekitar pukul 22.30 waktu setempat. Saat itu, sang korban yang berasal dari Perth, Australia dan berusia 60 tahun ini tengah berjalan berdua dengan rekannya, seorang wanita Australia berusia 42 tahun. Kedua wanita ini merupakan bagian dari rombongan 10 agen travel asal Perth yang tengah melakukan survei terhadap hotel bintang lima, Katathani Beach Resort di wilayah Phuket.

Ketika sedang berjalan itulah, korban yang sedikit berjalan di belakang temannya, tiba-tiba didekati oleh dua pemuda yang mengendarai motor dan berusaha keras menjambret tasnya. Wanita ini pun berjuang keras untuk mempertahankan tasnya. Namun tiba-tiba sebuah pisau sepanjang 10 cm menancap di bagian dadanya.

Rekan korban sempat berusaha membantu korban, namun dia juga terkena sayatan pisau. Setelah itu pelaku kabur tanpa berhasil merampas tas korban. Sejumlah pegawai hotel dan orang-orang yang ada di sekitar lokasi kejadian kemudian berusaha menolong mereka.

Namun sayangnya, korban yang menderita luka tusukan parah di dada akhirnya meninggal dunia di lokasi. Hasil pemeriksaan paramedis menyebutkan, tusukan pelaku tepat mengenai jantung korban.

"Kami memastikan kematian seorang wanita berusia 60 tahun dari Australia Barat di Phuket dan tengah mengusahakan bantuan konsuler untuk keluarga korban," uja juru bicara kepolisian setempat, seperti dilansir oleh news.com.au, Kamis (21/3/2012).

Rekan korban menuturkan, pelaku sempat mondar-mandir dengan motor di dekat mereka dan hal tersebut menimbulkan kecurigaan. "Saat itu kami sedang berjalan usai makan malam. Pemuda-pemuda tersebut sudah berulang kali melewati kami dan itu mulai mengganggu kami. Kemudian saya mendengar ada keributan di belakang saya dan saat menoleh saya melihat teman saya sedang ditikam di bagian dada. Saya berusaha membantunya," tuturnya.

"Kedua pemuda itu kemudian kabur dengan tangan kosong. Kami berusaha untuk berjalan kembali, tapi kemudian kami menyadari bahwa kami terkena luka tusukan," jelas wanita yang tidak disebutkan namanya ini.

Aksi penjambretan yang dilakukan sejumlah pemuda setempat dengan mengendarai motor memang sering mengancam warga Phuket. Terutama bagi kaum wanita yang sedang berjalan sendirian di jalanan sepi. Tapi baru kali ini aksi penjambretan berujung pada tewasnya korban yang merupakan turis.

(nvc/ita)


Berita Terkait