Serangan udara Israel di wilayah Jalur Gaza kembali menelan korban jiwa. Seorang warga Palestina tewas dalam serangan udara di Rafah hari ini. Dengan ini berarti sudah 7 warga Gaza yang tewas di tangan militer Israel dalam tiga hari terakhir.
Menurut militer Israel seperti dilansir AFP, Rabu (20/6/2012), serangan udara tersebut menewaskan seorang militan "jihad global" yang melakukan serangan mematikan di perbatasan Israel dengan Mesir pada Senin, 18 Juni lalu.
Paramedis Palestina menyatakan, korban tewas adalah Ghaleb Ermilat, seorang pemuda berumur 21 tahun. Saat kejadian, pria muda itu sedang mengendarai motor di Kota Rafah yang terletak di perbatasan Israel dengan Mesir. Satu orang lainnya terluka dalam insiden itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan tewasnya Ermilat berarti sudah 7 warga Palestina yang tewas dalam serangan-serangan tiga hari terakhir di Gaza dan sekitarnya. Sebanyak enam orang lainnya luka-luka.
Dalam statemennya, militer Israel menyatakan, Angkatan Udara telah menargetkan "anggota teror jihad global yang terlibat dalam perencanaan dan pelaksanaan serangan teror pada Senin, 18 Juni terhadap para pekerja konstruksi Israel di perbatasan Israel-Mesir, yang menewaskan seorang warga sipil Israel."
Dalam insiden di sepanjang perbatasan Mesir tersebut, setidaknya tiga pria bersenjata menyusup masuk ke Israel selatan lewat Sinai dan menyerang dua kendaraan warga sipil yang mengangkut para pekerja konstruksi Israel. Akibatnya, seorang pekerja Israel tewas. Dua pria bersenjata juga tewas dalam insiden itu setelah terlibat baku tembak dengan pasukan Israel.
(ita/nrl)











































