Ledakan di Musa Qala, distrik yang dihuni banyak militan Taliban itu juga melukai lima orang lainnya yang melintasi jalan. Kementerian Dalam Negeri Afghan menuding Taliban terlibat dalam insiden itu.
"Delapan warga sipil saudara-saudara kita yang tak bersalah tewas dan lima lainnya luka-luka akibat ranjau yang ditanam oleh musuh-musuh Afghanistan," demikian disampaikan Kementerian Dalam Negeri Afghan seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (19/6/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kelompok militan kerap menggunakan ranjau untuk menargetkan pasukan militer asing dan pasukan Afghan. Namun warga biasa yang melintas di jalan yang sama juga kerap menjadi korban.
Selama lima tahun terakhir, jumlah warga sipil yang tewas akibat berbagai serangan telah meningkat tajam. Bahkan menurut data PBB, jumlahnya telah mencapai rekor 3.021 orang pada tahun 2011 lalu. Sebagian besar tewas akibat serangan Taliban.
Pasukan NATO juga bertanggung jawab atas kematian ratusan warga sipil setiap tahun, yang sebagian besar akibat serangan udara yang dilancarkan terhadap para militan di desa-desa Afghan.
(ita/nrl)











































