"Dua kapal amfibi besar -- Nikolai Filchenkov dan Tsezar Kunikov -- sedang bersiap untuk dikerahkan ke Tartus di luar jadwal merela," demikian diberitakan kantor berita Rusia, Interfax dan dilansir AFP, Senin (18/6/2012). Media tersebut mengutip keterangan seorang perwira dari markas besar Angkatan Laut Rusia yang tidak disebutkan namanya.
Menurut Interfax, kedua kapal tersebut akan mengangkut sekelompok besar Marinir. Sejauh ini belum ada konfirmasi resmi dari Angkatan Laut Rusia ataupu Kementerian Pertahanan Rusia mengenai pemberitaan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Interfax, kedua kapal tersebut bisa digunakan untuk mengevakuasi warga negara Rusia yang berada di Suriah.
Pengerahan kapal perang ini dilakukan di tengah memburuknya situasi di Suriah yang terus dilanda konflik berkepanjangan. Menurut para aktivis, lebih dari 14 ribu orang telah tewas sejak aksi demonstrasi menentang pemerintahan Presiden Bashar al-Assad dimulai di Suriah pada Maret 2011 lalu.
Saat ini beredar spekulasi mengenai kemungkinan adanya intervensi militer asing di Suriah untuk memaksa pengunduran diri Assad. Namun dua sekutu erat Suriah: Rusia dan China telah berulang kali menentang intervensi militer karena hanya akan memperburuk situasi di Suriah.
(ita/nrl)











































