Seperti dilansir oleh media Pakistan, The News, Sabtu (16/6/2012), ledakan ini terjadi di tengah-tengah kerumunan warga yang ada di pasar Landi Kotal, Khyber Agency. Pejabat keamanan setempat menduga, bom ini ditujukan bagi pemimpin kelompok etnis setempat yang beraliansi dengan pemerintah dan melawan Taliban.
"Bom ditanam di sebuah truk pickup yang diparkir di dekat tempat pemberhentian bus," terang pejabat setempat, Arshad Khan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ledakannya sangat kuat, suara terdengar keras dan menyebabkan kerusakan cukup parah bagi bangunan di sekitar lokasi," tutur salah seorang warga setempat, Sher Mohammad Shinwari.
Disebutkan bahwa, sebagian besar korban tewas merupakan para pedagang buah dan sayuran di pasar tersebut. Gerobak dagangan mereka hancur dan berserakan di tanah pasca leadakan tersebut. Dilaporkan setidaknya ada 6 toko yang terkena ledakan dan hancur, serta 8 buah kendaran rusak akibat ledakan ini.
Sementara itu, menurut pejabat administrasi setempat, Mutahir Zeb kepada AFP, sebanyak 18 jasad telah dibawa ke rumah sakit Landi Kotal, sedangkan 7 jasad lainnya berada di Hayat Medical Complex (HMC) di Peshawar, kota terbesar di Provinsi Khyber Pakhtunkhwa. Diantara korban tewas, terdapat 3 anak-anak yang berusia sekitar 9 tahun, 10 tahun, dan 12 tahun.
Belum ada klaim dari pihak-pihak tertentu atas ledakan ini. Namun sebelumnya, aksi serupa marak dilakukan oleh kelompok militan seperti Taliban di wilayah dekat perbatasan Afghanistan-Pakistan tersebut. Dalam 5 tahun terakhir, tercatat serangan bom maupun penembakan yang dilakukan kelompok militan di Pakistan telah menewaskan lebih dari 5 ribu orang.
(nvc/ega)











































