Dalam insiden mengerikan itu, pria-pria bersenjata yang mengenakan seragam militer membobol masuk ke sebuah rumah di Mahmudiyah, sekitar 30 kilometer sebelah selatan Banghdad. Begitu masuk, mereka langsung menembak mati kelima korban.
Demikian disampaikan seorang pejabat Kementerian Dalam Negeri Irak seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (15/6/2012). Tidak jelas berapa jumlah pelaku penyerangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi-aksi penembakan ini terjadi hanya dua hari setelah rentetan serangan bom dan penembakan yang menewaskan 72 orang di Irak. Lebih dari 250 orang terluka dalam rangkaian serangan tersebut. Ini merupakan insiden paling mematikan di Irak dalam hampir 10 bulan terakhir.
Kekerasan di seluruh Irak telah menurun drastis sejak mencapai puncaknya pada tahun 2006-2007 lalu. Namun meski begitu, serangan-serangan masing terus terjadi, khususnya di Baghdad, ibukota Irak. Menurut data resmi pemerintah, total 132 warga Irak terbunuh pada Mei lalu.
(ita/nrl)











































