"Meskipun telah mendapatkan perawatan medis dengan cepat, dia sayangnya tewas dalam tugas," demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Inggris, seperti dilansir oleh AFP, Kamis (14/6/2012).
Sang tentara yang tidak disebutkan namanya ini, diketahui berasal dari 1st Battalion Grenadier Guards. Saat itu, sang tentara bersama rekannya yang lain tengah berpatroli di daerah Nahr-e Saraj, Provinsi Helmand, yang menjadi basis para gerilyawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Inggris menerjunkan sebanyak 9.500 tentaranya di sejumlah wilayah Afghanistan. Dengan jumlah ini, Inggris merupakan kontributor terbesar kedua tentara asing yang bergabung dalam pasukanNATO, International Security Assistance Force (ISAF), setelah Amerika Serikat (AS).
Sebagian besar prajurit Inggris dipusatkan di wilayah Helmand dan bertugas memberantas para militan dan pusat-pusat pelatihan Taliban. Direncanakan, seluruh personel militer Inggris akan ditarik keluar Afghanistan pada akhir tahun 2014 mendatang.
(nvc/ita)











































