Seperti dilansir oleh Reuters, Rabu (13/6/2012), serangan bom pertama terjadi di wilayah Baghdad. Saat itu sejumlah peziarah Syiah tengah mengikuti peringatan meninggalnya Imam Syiah, Moussa al-Kadhim, cicit Nabi Muhammad. Empat bom yang meledak di wilayah tersebut menewaskan 18 orang.
Di wilayah Hilla, dua bom mobil meledak di luar restoran yang menjadi tempat berkumpulnya para polisi. Ledakan ini menewaskan 22 orang dan melukai 38 orang di antaranya. Kemudian di wilayah Balad yang mayoritas dihuni kaum Syiah, ledakan dua bom mobil menewaskan 4 orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Serangan-serangan terhadap kaum Syiah di Irak, beberapa kali dilakukan oleh jaringan militan Al-Qaeda di Irak. Seperti pada serangan bom bunuh diri yang melanda gedung keagamaan kaum Syiah di Baghdad, pada awal bulan ini. Serangan ini menewaskan 26 orang dan melukai 190 orang lainnya. Beberapa waktu kemudian, jaringan Al-Qaeda di Irak atau yang menamakan dirinya 'Negara Islam Irak' mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom tersebut.
Terakhir, pada Minggu (10/6) kemarin, ledakan dua bom mortar mengenai sejumlah peziarah Syiah yang tengah berkumpul di alun-alun Baghdad dan menewaskan 6 orang.
(nvc/ita)











































