Kepolisian setempat mendapat laporan dari warga yang memberitahu soal temuan jasad tersebut. Petugas yang meluncur ke lokasi menemukan 14 jasad tanpa identitas ini dalam kendaraan bak terbuka yang diparkir di jalanan Kota Tuxpan, dekat perbatasan dengan negara bagian Tamaulipas.
"Pada pukul 07.00 waktu setempat, ahli forensik menemukan 14 jasad tersebut," demikian pernyataan kantor jaksa wilayah, seperti dilansir oleh AFP, Rabu (13/6/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilaporkan juga bahwa, polisi menemukan sebuah pesan dari pelaku di dekat lokasi penemuan jasad tersebut. Dari pesan tersebut, diperkirakan bahwa jasad-jasad ini terkait dengan pertikaian geng narkoba Zetas dengan kartel Gulf. Zetas awalnya bergabung dengan kartel Gulf hingga pada pertengahan tahun 1990-an, mereka terlibat bentrok dan memisahkan diri serta membantuk kartel sendiri.
Wilayah Tamaulipas yang terletak di wilayah perbatasan Meksiko bagian utara, merupakan basis kuat dari geng narkoba Zetas. Selama beberapa tahun terakhir, Zetas selalu terlibat konflik dengan kartel Gulf dan Sinaloa, umumnya demi mempertahankan wilayah operasi peredaran narkoba.
Penemuan jasad-jasad seperti ini seperti menjadi tren di sejumlah wilayah perbatasan Meksiko. Biasanya para korban sengaja ditinggalkan di dalam mobil di suatu lokasi agar ditemukan oleh polisi dan menjadi semacam peringatan bagi geng narkoba lainnya.
Terakhir kali pada 7 Juni lalu, polisi menemukan 14 jasad termutilasi di mobil yang diparkir di dekat kantor walikota Ciudad Mante, Meksiko bagian utara. Kemudian pada 4 Mei lalu, polisi juga menemukan 14 jasad termutilasi di Kota Nuevo Laredo, Tamaulipas di perbatasan dengan Laredo, Texas. Sebelumnya, sembilan jasad juga ditemukan tergantung di Nuevo Laredo.
(nvc/ita)











































