Kondisi presiden terguling Mesir Hosni Mubarak dilaporkan masih kritis di rumah sakit penjara. Kepada pengacaranya, Mubarak mengatakan bahwa otoritas Mesir ingin membunuhnya di penjara sementara kesehatannya memburuk.
Hal tersebut diungkapkan oleh Farid al-Deeb, ketua pengacara Mubarak dalam kasus pembunuhan dan korupsi yang berakhir bulan ini dengan vonis penjara seumur hidup bagi Mubarak.
"Dia bilang: "Mereka ingin membunuh saya. Selamatkan saya, Pak Farid, temukan solusi untuk saya," ujar Deeb seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (12/6/2012). Tidak disebutkan kapan Mubarak menyampaikan hal tersebut kepada Deeb.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kondisinya sangat kritis," tutur Deeb. "Saya memohon lewat AFP kepada semua pemimpin dunia dan organisasi-organisasi nonpemerintah: selamatkan Mubarak," kata Deeb kepada AFP.
Sebelumnya, sumber Kementerian Dalam Negeri Mesir mengatakan, kondisi Mubarak kritis namun stabil. Otoritas Mesir saat ini masih mempertimbangkan permintaan keluarga Mubarak untuk memindahkan mantan diktator berusia 84 tahun itu ke rumah sakit yang lebih besar di Kairo. Alasannya, Mubarak tidak mendapatkan penanganan medis yang memadai di rumah sakit penjara tempatnya ditahan saat ini.
Namun permintaan ini sulit dikabulkan otoritas Mesir mengingat pemindahan tersebut akan memancing kemarahan para aktivis dan demonstran.
(ita/nrl)
