Sang pengacara, Farid el-Deeb mengatakan bahwa kondisi Mubarak memburuk dan denyut jantungnya tidak teratur. Sedangkan permintaan pengacara dan keluarga untuk memindahkan Mubarak ke rumah sakit di luar penjara belum mendapat jawaban dari pengadilan.
"Ini pembunuhan yang disengaja, ini adalah balas dendam. Saya tidak mengatakan akan membebaskannya. Yag saya sampaikan adalah membawanya ke sebuah rumah sakit, di mana ia bisa dirawat," ujar Deeb, seperti yang dikutip Reuters, Selasa (12/6/2012).
Deeb menilai diabaikannya permintaan pemindaahan ini akibat ketakutan pengadilan terhadap reaksi publik.
Sementara itu, para penentang Mubarak mengatakan mantan presiden beserta para pengikutnya hanya melebih-lebihkan keadaan untuk mendapatkan simpati publik.
(mpr/mpr)











































