Insiden ini terjadi beberapa bulan lalu, saat PM Cameron dan keluarganya melakukan tamasya di pinggiran Inggris. Saat itu, Cameron dan istri, Samantha, beserta anak-anak mereka, yakni Nancy (8), Arthur (6), dan Florence yang baru berusia 22 bulan, pergi ke sebuah bar bersama dengan dua keluarga mereka lainnya usai makan siang.
Tanpa diketahui ayah dan ibunya, Nancy berkeliling bar sendirian untuk mencari toilet. Sedangkan Cameron dan istrinya tengah sibuk dengan urusan masing-masing hingga akhirnya mereka kembali ke rumah tanpa sang putri. Demikian seperti diberitakan oleh surat kabar Inggris, The Sun, dan dilansir oleh AFP, Senin (11/6/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Downing Street, saat itu PM Cameron tengah berkunjung ke sebuah bar bernama The Plough yang terletak di Cadsden, dekat rumah pedesaan milik Cameron, Chequers di Buckinghamshire. Dari bar, Cameron kembali ke Chequers dengan pengawalnya.
Saat itu dia berpikir bahwa Nancy ada dalam mobil lain bersama istrinya, Samantha. Namun sebaliknya, Samantha juga berpikiran bahwa Nancy berada di mobil lain bersama suaminya.
Pasangan tersebut baru menyadari kesalahan mereka ketika mereka tiba di rumah dan mengetahui Nancy tidak ada bersama mereka. "PM dan Samantha kebingungan ketika menyadari bahwa Nancy tidak ada bersama mereka. Syukurlah ketika mereka menelepon bar tersebut, dia (Nancy) ada di sana dalam keadaan baik dan sehat. PM langsung berangkat menjemputnya," terang juru bicara Downing Street tersebut.
Menurut juru bicara Downing Street, Cameron mendapati putrinya dalam keadaan ceria ditemani oleh staf bar tersebut. Dan, tambahnya, Nancy hanya terpisah dengan orangtuanya selama 15 menit saja.
(nvc/ita)











































