Seperti dilansir oleh Sydney Morning Herald, Senin (11/6/2012), pertikaian ini terjadi dalam sebuah pesta yang digelar di salah satu apartemen mahasiswa di dekat Universitas Auburn, Alabama, AS, Sabtu (9/6) malam waktu setempat. Tiga korban tewas diketahui merupakan seorang pemain dan mantan pemain football (sepak bola khas Amerika) di kampus setempat, yakni Demario Pitts, Edward Christian, dan Ladarious Phillips.
"Ini kondisi yang sulit, bukan hanya mahasiswa dan atlet, tapi ini anak-anak muda. Ada 6 anak muda yang ditembak. Seperti yang Anda lihat, masyarakat terkejut dan berduka atas peristiwa ini," ujar Kepala Kepolisian Auburn, Tommy Dawson.
Dijelaskan Dawson, pihak kepolisian tengah memburu seorang pemuda bernama Desmonte Leonard yang merupakan tersangka penembakan ini. Polisi telah menjerat Leonard dengan dakwaan pembunuhan, namun belum berhasil menangkapnya.
Masih menurut Dawson, motif penembakan ini dinilai bukan semata-mata pertikaian antar pemain football kampus. Polisi mencurigai ada motif lain yang menjadi penyebab pertumpahan darah ini.
Menurut saksi mata, Turquorius Vines (23) yang ada di lokasi saat kejadian, pertikaian dipicu oleh adu mulut mengenai seorang wanita. Vines mengaku, dirinya dan temannya yang bernama Pitts tiba-tiba didatangi oleh 2 pria yang kemudian mengajak ribut.
Mereka terlibat baku hantam yang kemudian diikuti oleh aksi penembakan dari salah satu pria. Rekan Vines, Pitts terkena tembakan dan akhirnya tewas. Sedangkan 2 pria lainnya juga terkena tembakan.
"Saya benar-benar terkejut. Saya tidak tahu bagaimana saya bisa melewati semuanya ini," ucap Vines.
(nvc/ita)











































