"Seorang remaja berusia 19 tahun keluar dari rumah dengan berlumuran darah setelah Megan diserang," kata seorang tetangga di sekitar tempat pesta itu, seperti yang dilansir di situs www.thesun.co.uk, Minggu (10/6/2012).
Belum ada informasi di bagian mana Megan ditusuk. Sumber lainnya mengatakan Megan dan remaja laki-laki itu mempunyai suatu hubungan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami semua hancur. Suatu hari kami akan bikin penghormatan buat dia tapi tidak sekarang," ujar seorang perempuan tua yang diduga nenek Megan saat ditemui di rumahnya.
Penyerangan terhadap Megan ini terjadi di sebuah rumah di Ampthill, Inggris. Seorang tetangga yang tidak mau disebut namanya mengaku dia terbangun kemarin dan menemukan ada cipratan darah di ban mobilnya.
"Aku rasa itu datang dari seorang laki-laki yang melarikan diri," ujarnya.
Rumah laki-laki itu memang sering dijadikan tempat pesta seminggu terakhir ini. Saat kejadian kemarin, beberapa anak-anak muda berpesta di rumah setelah sebelumnya mabuk narkoba di bar.
"Saya mendengar beberapa anak muda sedang berada di dalam rumah itu. Dan mereka sebelumnya berada di bar dan pub untuk mengisap ganja," ucapnya.
Kemudian beberapa dari mereka, lanjut tetangga itu, harus kembali ke rumahnya masing-masing. Dan saat itulah penyerangan terhadap Megan terjadi.
Tetangga di sekitar lokasi juga mengatakan kalau suaminya mendengar suara sesuatu kemarin malam. Tapi hal itu bukanlah hal yang luar biasa karena setelah pasangan kedua orangtua remaja lelaki itu itu pergi minggu lalu, ada sejumlah pesta yang digelar di rumah itu.
"Nggak ada yang aneh saat kamu memiliki anak laki-laki yang tengah beranjak dewasa," ungkapnya.
Sahabat-sahabat Megan ramai memberikan belasungkawanya via situs sosial media. Selain menuliskan kata-kata perpisahan, mereka juga memposting foto Megan.
(gus/gah)











































