Menurut kelompok pengamat HAM Suriah, Syrian Observatory for Human Rights seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (9/6/2012), pembunuhan itu terjadi di wilayah pemukiman di Deraa, kota yang menjadi asal-muasal pemberontakan melawan rezim Presiden Bashar al-Assad.
Menurut Observatory, sebanyak 26 orang tewas di sejumlah wilayah Suriah pada Jumat, 8 Juni seiring meningkatnya pertempuran antara pasukan rezim Suriah dan para pemberontak, khususnya di Damaskus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun pemerintah Suriah membantah keterlibatan dalam pembantaian tersebut. Pemerintahan Assad pun menyalahkan para teroris yang didukung asing sebagai dalang pembantaian itu. Istilah "teroris" tersebut selalu digunakan rezim Assad untuk menyebut para pejuang pemberontak yang menginginkan pengunduran diri Assad.
(ita/ita)










































