Sedangkan lebih dari 40 orang lainnya mengalami luka-luka akibat ledakan bom ini. Saat kejadian, bus tersebut tengah membawa pegawai pemerintahan Pakistan pulang ke rumah masing-masing di wilayah Daudzai, Provinsi Khyber Pakhtunhwa.
"Bom tersebut ditanam di bawah bus," ujar Menteri Informasi Provinsi setempat, Mian Iftikhar Hussain kepada wartawan dan dilansir oleh AFP, Jumat (8/6/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Insiden ini merupakan salah satu serangan mematikan yang terjadi di daerah Peshawar, yang dikenal sebagai lokasi favorit militan Taliban melancarkan aksi kekerasannya. Seringkali, serangan Taliban memang ditargetkan untuk pejabat pemerintah, petugas keamanan, maupun warga sipil.
Pihak Amerika Serikat (AS) bahkan menganggap wilayah Peshawar ini sebagai wilayah konflik yang menjadi persembunyian militan Al-Qaeda di Pakistan. Diketahui bahwa, serangan ini terjadi hanya sehari setelah ledakan bom yang menewaskan 15 orang di dekat sebuah madrasah di Quetta, Pakistan bagian selatan.
(nvc/ita)











































