Seperti dilansir oleh AFP, Jumat (8/6/2012), helikopter ini berangkat dari kota Mazuco, sebelah selatan Madre de Dios, pada Rabu (6/6) malam waktu setempat. Helikopter ini bermaksud terbang ke pusat wisata Cusco dengan melintasi wilayah pegunungan Andes. Namun sayangnya, hingga saat ini helikopter ini tidak sampai tujuan.
Belum diketahui pasti bagaimana kondisi helikopter tersebut dan para penumpangnya. Namun otoritas setempat berharap helikopter ini telah melakukan pendaratan darurat di wilayah terpencil Hualla Hualla, yang berada pada ketinggian 4.725 meter. Wilayah Hualla Hualla ini sendiri berjarak sekitar 140 km dari Cusco, yang menjadi tujuan awal helikopter tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terdapat 8 warga negara Korsel, seorang warga negara Ceko, seorang warga negara Swedia, seorang warga negara Belanda, dan seorang warga negara Peru," terang Tuez kepada AFP.
Pihak Kementerian Dalam Negeri Peru mengaku belum bisa memastikan kondisi para penumpang. Namun, mereka juga membantah adanya laporan bahwa para penumpang telah tewas.
"Tidak ada laporan seperti itu dari kepolisian nasional, terlebih tim pencari dan penyelamat belum berhasil mencapai wilayah yang diduga menjadi lokasi terakhir helikopter terdeteksi," demikian pernyataan mereka.
Upaya pencarian sedikit terhambat dengan adanya badai salju yang menerjang lokasi tersebut. Sebuah helikopter milik kepolisian nasional berhasil menyisir lokasi, namun mereka tidak berhasil menemukan tanda-tanda keberadaan helikopter tersebut. Tidak ditemukan juga tanda-tanda bahwa helikopter tersebut telah mencapai Cusco. Upaya pencarian dihentikan sementara pada malam hari dan akan dilanjutkan keesokan paginya.
Sementara itu, upaya pencarian juga dilakukan melalui jalur darat. Di mana dua tim kepolisian menyusuri wilayah Ocongate dan Marcapata yang dekat dengan lokasi hilangnya helikopter.
(nvc/nvt)











































