Kelompok oposisi utama Suriah menyerukan untuk meningkatkan serangan militer terhadap pasukan rezim Suriah. Seruan ini disampaikan menyusul pembantaian warga sipil yang terjadi di wilayah Hama, Suriah.
"Dewan Nasional Suriah (SNC) menyerukan pemberontak Pasukan Suriah Bebas untuk meningkatkan serangan militer terhadap pasukan rezim guna menghentikan pengepungan penduduk sipil dan melindungi warga sipil di seluruh negeri," kata Mohammed Sermini, juru bicara koalisi SNC kepada kantor berita AFP, Kamis (7/6/2012).
Dalam pernyataannya, SNC juga menyerukan aksi demonstrasi pada Kamis dan Jumat besok untuk memprotes pembunuhan massal di Al-Kubeir, Hama. Menurut SNC, sebanyak 100 orang tewas dalam peristiwa itu termasuk 22 anak-anak dan 20 wanita. Pihak SNC menuding pasukan pendukung Presiden Suriah Bashar al-Assad bertanggung jawab atas pembantaian tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya pada 23 dan 24 Mei lalu, pembantaian warga sipil juga terjadi di Kota Houla dan menewaskan sekitar 108 orang, termasuk puluhan wanita dan anak-anak. Dewan Keamanan PBB telah mengecam pemerintah Suriah atas pembantaian tersebut. Namun rezim Assad membantah keterlibatan dalam peristiwa tersebut seraya menyebutnya sebagai ulah para teroris. (ita/)










































