"Kami mendapatkan 100 korban jiwa di Desa Al-Kubeir, di antara mereka 20 wanita dan 20 anak-anak," kata Mohammed Sermini, juru bicara kelompok oposisi Dewan Nasional Suriah (SNC) kepada kantor berita AFP, Kamis (7/6/2012).
Sermini menuding rezim Assad berada di balik pembantaian tersebut. Sumber-sumber lain juga melaporkan adanya pembunuhan massal di wilayah yang sama. Menurut kelompok pengamat HAM Suriah, Syrian Observatory for Human Rights, korban jiwa mencapai 87 orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang pasti adalah puluhan orang tewas, termasuk wanita dan anak-anak," cetus Rahman seraya menyerukan para pengamat PBB untuk segera pergi ke wilayah tersebut guna menyelidiki pembantaian ini.
Sebelumnya pada 23 dan 24 Mei lalu, pembantaian warga sipil juga terjadi di Kota Houla dan menewaskan sekitar 108 orang, termasuk puluhan wanita dan anak-anak. Dewan Keamanan PBB telah mengecam pemerintah Suriah atas pembantaian tersebut. Namun rezim Assad membantah keterlibatan dalam peristiwa tersebut seraya menyebutnya sebagai ulah para teroris.
(ita/vta)











































