Puluhan Ribu Anak Sekolah Berikrar Setia kepada Pemimpin Korut

Puluhan Ribu Anak Sekolah Berikrar Setia kepada Pemimpin Korut

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 06 Jun 2012 18:15 WIB
Puluhan Ribu Anak Sekolah Berikrar Setia kepada Pemimpin Korut
Pyongyang, - Puluhan ribu anak-anak Korea Utara (Korut) menyampaikan ikrar setia kepada pemimpin baru Korut, Kim Jong-Un dan dinastinya.

Sekitar 45 ribu anak-anak sekolah, termasuk 20 ribu anak yang datang dari berbagai penjuru Korut, berkumpul di Pyongyang, ibukota Korut hari ini untuk memperingati 66 tahun Persatuan Anak Korea. Mereka pun berikrar setia kepada Kim untuk menjadi "pasukan muda setianya".

Demikian diberitakan kantor berita resmi Korut, KCNA dan stasiun TV pemerintah Korut seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (6/6/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Puluhan ribu anak-anak tersebut berkumpul di gedung stadion Kim Il-Sung. Dalam tayangan TV Korut terlihat anak-anak membanjiri stadion raksasa tersebut. Gedung tersebut diramaikan oleh sorak-sorai dan tepuk tangan anak-anak. Bahkan banyak anak yang tampak menangis saat bersama-sama menyerukan "Mansei (Hidup) Jong-un!

"Satu-satunya harapan terbesar kami adalah agar Jenderal Kim Jong-Un yang terhormat tetap selalu sehat dan kuat," ujar seorang pelajar dalam pidatonya yang disambut sorak-sorai meriah dari anak-anak lainnya yang mengenakan seragam sekolah tersebut.

"Kami putra dan putri pemimpin hebat Kim Jong-Un!" teriak anak-anak serentak.

Jong-Un pun hadir memberikan pidatonya dalam seremoni tersebut. Para pejabat tinggi partai dan perwira militer juga hadir dalam acara tersebut, termasuk paman Kim, Jang Song-Thaek yang merupakan figur berpengaruh di Korut serta panglima militer Korut, Ri Yong-Ho.

"Ini kehormatan terbesar... kalian harus benar-benar siap untuk menjadi pekerja revolusioner yang kompeten bagi negara yang kuat dan makmur," kata Kim yang disambut teriakan anak-anak yang terus menyerukan "Mansei!"

Jong-Un yang diyakini berumur 20-an tahun itu, mengambil alih kepemimpinan Korut setelah ayahnya, sang pemimpin Korut, Kim Jong-Il meninggal dunia pada Desember 2011 lalu.

(ita/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini