16 Nyawa Melayang Akibat Gelombang Panas di India

16 Nyawa Melayang Akibat Gelombang Panas di India

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 05 Jun 2012 18:04 WIB
16 Nyawa Melayang Akibat Gelombang Panas di India
New Delhi, - Dilaporkan 16 orang tewas akibat gelombang panas yang melanda sejumlah wilayah India. Dalam 3 hari terakhir, suhu udara di sejumlah wilayah India berada di kisaran 45 derajat Celcius, bahkan lebih.

Untuk wilayah ibukota New Delhi saja dilaporkan suhu udara maksimal mencapai 42,2 derajat Celcius dan minimal mencapai 29,7 derajat Celcius. Wilayah-wilayah dengan suhu tertinggi, yakni Allahabad yang mencapai 46,9 derajat Celcius, kemudian disusul wilayah Hamirpur yang mencapai 46,2 derajat Celcius, lalu wilayah Varanasi yang mencapai 45,8 derajat Celcius dan wilayah Banda yang mencapai 45,6 derajat Celcius.

Gelombang panas ini memakan korban jiwa sebanyak 16 orang warga di wilayah Benggala Barat yang ada di sebelah timur India. Sebanyak 9 korban tewas berasal dari distrik Burdwan, sedangkan 3 korban tewas dari distrik Kalkuta dan Purulia, dan sisanya tersebar di sejumlah distrik lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagian besar korban tewas akibat terkena sengatan matahari parah atau biasa disebut kondisi sunstroke. Suhu di wilayah tersebut dilaporkan berkisar pada 45 derajat Celcius.

Demikian seperti diberitakan oleh Press Trust of India dan dilansir oleh Channel News Asia, Selasa (5/6/2012).

Meskipun sejumlah wilayah sempat dilanda hujan, tetap tidak mampu menghindarkan gelombang panas tak tertahankan. Bahkan di wilayah Uttarakhand terjadi badai pasir yang semakin menyiksa warga.

Terlebih di wilayah Dehra Dun yang dilanda badai pasir tebal hingga menumbangkan pohon dan memutus saluran listrik di wilayah tersebut. Badai pasir tersebut diikuti oleh hujan ringan yang tetap tidak berpengaruh pada gelombang panas yang melanda India.

(nvc/nrl)


Berita Terkait