"Sepasang suami istri meninggal dunia sedangkan anak-anak mereka berhasil selamat, kemudian seorang wanita dan putrinya menjadi korban tewas," ujar seorang pejabat otoritas setempat, seperti dilansir oleh AFP, Selasa (5/6/2012).
Jumlah korban tewas dalam insiden ini dipastikan bertambah setelah tim penyelamat berhasil memastikan 4 jasad yang ditemukan merupakan warga setempat. Sedangkan sebanyak 153 korban tewas lainnya merupakan penumpang dan awak pesawat Dana Air dengan nomor penerbangan MD83 tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak Otoritas Penerbangan Sipil Nigeria menyebutkan, sejumlah korban tewas dalam tragedi ini adalah warga asing. Mereka adalah 6 orang warga negara China, seorang warga negara India, dan beberapa warga negara Amerika Serikat (AS) yang masih belum bisa dipastikan jumlahnya. Disebutkan juga bahwa sang pilot berkebangsaan AS sedangkan sang kopilot berkewarganegaraan India.
Pesawat Dana Air yang bertolak dari Abuja pada Minggu, 3 Juni sekitar pukul 15.43 waktu setempat ini, menabrak sebuah gedung di kawasan Iju Ishaga, yang jaraknya hanya sekitar 4 kilometer sebelah utara bandara Kota Lagos, kota terpadat penduduknya di Nigeria. Dilaporkan kondisi bangunan dua lantai yang merupakan kediaman warga, hancur total usai ditabrak. Sementara beberapa bangunan lainnya di daerah padat penduduk tersebut juga rusak akibat tragedi ini.
Yang terbaru, Kepala Otoritas Penerbangan Sipil Nigeria, Harold Demuren, menuturkan bahwa kedua mesin pesawat Dana Air tiba-tiba mati saat tengah mengudara, sebelum akhirnya jatuh menabrak gedung dua lantai di Lagos, Nigeria. Kendati demikian, masih belum bisa dipastikan apa penyebab mesin pesawat tersebut bisa mati saat tengah mengudara. Penyelidikan menyeluruh atas insiden ini masih terus dilakukan oleh otoritas setempat.
(nvc/nrl)










































