Namun Menteri Pertahanan AS Leon Panetta menegaskan, setiap aksi militer di negeri pimpinan Presiden Bashar al-Assad tersebut, akan memerlukan dukungan dari PBB.
Ketika ditanya apakah dia bisa memprediksi skenario di mana AS akan mendukung intervensi militer meski tanpa persetujuan PBB, Panetta mengatakan: "Tidak, saya tak bisa membayangkan itu."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan Panetta, tugasnya sebagai kepala Pentagon adalah "memastikan bahwa ketika kami mengerahkan pria-pria dan wanita-wanita berseragam kita dan menempatkan mereka dalam risiko, kita bukan cuma tahu apa misinya namun kita juga punya dukungan yang kita perlukan untuk menyelesaikan misi tersebut."
Demikian disampaikan Panetta seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (1/6/2012). "Penting bagi AS untuk menjaga setiap opsi yang mungkin dalam mengambil tindakan di masa mendatang," tegas Panetta.
Sebelumnya, Duta Besar (Dubes) AS untuk PBB, Susan Rice, mengingatkan kemungkinan intervensi militer AS jika Rusia terus menolak menghentikan perlawanannya atas sanksi berat terhadap Suriah.
(ita/nrl)











































