Seperti dilansir oleh Channel News Asia, Jumat (1/6/2012), Andrew Tan Soo Kiat diseret ke pengadilan atas dakwaan penyerangan dan dengan sengaja melukai orang lain. Pada September 2010 lalu, Andrew menonjok seorang sopir taksi bernama Hong Lee Tat (61) hingga luka-luka.
Dalam persidangan terungkap, saat itu Andrew sedang mabuk berat usai menemani klien bisnisnya di East Coast Park. Andrew kemudian menelepon sahabatnya untuk menemaninya pulang ke rumah. Mereka memutuskan untuk menumpang taksi milik Hong pada pukul 03.00 waktu setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun tiba-tiba, Andrew dan temannya mendekati Hong. Tanpa banyak bicara, Andrew langsung melompat ke atas kap mesin taksi milik Hong. Perbuatan Andrew tersebut juga memimbulkan kerugian sebesar 300 dolar Singapura. Kemudian dia memukul Hong di bagian perut dan menendangnya di bagian lutut. Diserang membabi buta, Hong yang sudah lanjut usia ini pun jatuh tersungkur dan kepalanya sempat membentur aspal.
Salah seorang petugas keamanan di apartemen terdekat melihat insiden ini dan mencoba mengamankan Andrew. Hong lantas dilarikan ke Rumah Sakit Changi dan menjalani perawatan di sana. Dia dinyatakan menderita pengeroposan lutut dan cedera tulang belakang.
Dalam pembelaannya, pengacara Andrew menyebut kliennya dalam pengaruh alkohol saat kejadian. Dia juga mengatakan, Andrew telah meminta maaf langsung kepada Hong. Dia juga telah membayar uang ganti rugi sebesar 771 dolar Singapura.
Namun hakim tetap menyatakan Andrew bersalah dan divonis 5 bulan penjara. Diketahui bahwa hukuman maksimal untuk penyerangan adalah 1 tahun penjara dan denda. Sedangkan untuk perbuatan dengan sengaja melukai orang lain, terancam hukuman maksimal 2 tahun penjara dan denda sebesar 5 ribu dolar Singapura.
(nvc/ita)










































