Mengikuti langkah Australia, pemerintah Prancis, Jerman dan Inggris juga kompak mengusir Duta Besar (Dubes) Suriah terkait krisis yang kian parah di Suriah.
Presiden Prancis Francois Hollande menyampaikan kepada para wartawan di Paris, Prancis hari ini seperti diberitakan AFP, Selasa (29/5/2012), Dubes Suriah akan meninggalkan Paris "hari ini atau besok." Hollande tidak memberikan keterangan lebih detail.
Dikatakan Hollande, pengusiran Dubes Suriah di Prancis bukan keputusan sepihak Prancis saja, namun merupakan hasil pembahasan dengan mitra-mitra Prancis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut media Jerman, Sueddeutsche Zeitung, pengusiran ini merupakan langkah yang telah dikoordinasikan dengan Prancis, Inggris dan Italia.
Di Inggris, sumber pemerintah mengatakan, diplomat tinggi Suriah di London, Inggris juga diusir sebagai protes atas pembunuhan warga sipil di Houla. Pemerintah Inggris nantinya akan memberikan keterangan lebih detail mengenai pengusiran ini. Sebelumnya, Suriah telah lebih dulu menarik Dubesnya dari London. (ita/nwk)











































