Lagi-lagi, 19 Orang Tewas dalam Konflik Suriah

Lagi-lagi, 19 Orang Tewas dalam Konflik Suriah

- detikNews
Selasa, 29 Mei 2012 18:08 WIB
Lagi-lagi, 19 Orang Tewas dalam Konflik Suriah
Damaskus, - Lagi-lagi korban jiwa kembali berjatuhan dalam konflik berkepanjangan di Suriah. Sedikitnya 19 orang tewas dalam berbagai kekerasan terbaru yang terjadi di sejumlah wilayah di Suriah.

Menurut kelompok monitoring HAM Suriah, Syrian Observatory for Human Rights seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (29/5/2012), 7 warga sipil tewas di Provinsi Homs Tiga dari mereka tewas ketika militer menggempur pinggiran Kota Qusayr. Sementara empat orang lainnya tewas di Kota Homs.

Salah seorang yang tewas di Homs adalah mahasiswa fotografi dan pembuat film, Bassel Shehade, yang baru kembali ke Suriah dari Amerika Serikat sekitar tiga bulan lalu. Demikian menurut Facebook page yang dibuat para aktivis. Disebutkan bahwa kematian Shehade di tangan pasukan rezim Suriah merupakan tindak "pengkhianatan atas kemanusiaan."

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara di Provinsi Aleppo, pasukan rezim Suriah dan para pemberontak terlibat bentrokan di ujung Kota Atarib pada Senin, 28 Mei malam waktu setempat. Di Provinsi Damaskus, pertempuran juga terjadi antara para pemberontak dan pasukan Suriah setelah militer menyerbu daerah Al-Halala dan pinggiran Qatna. Satu orang dari pihak pemberontak tewas dalam insiden itu. Puluhan orang lainnya luka-kuka parah.

Juga di Provinsi Damaskus, seorang warga sipil tewas di Desa Ain Tarma akibat tembakan pasukan rezim. Sementara di Hama tengah, dua warga sipil dilaporkan tewas akibat tembakan yang dilepaskan penembak jitu. Dua tentara Suriah juga tewas di Raqqa dalam kontak senjata dengan pemberontak. Lima pejuang pemberontak juga tewas dalam peristiwa itu.

Sebelumnya pada 25 dan 26 Mei lalu di Kota Houla, total 108 orang tewas dalam pembantaian, yang kabarnya dilakukan oleh pasukan pendukung rezim Suriah. Dewan Keamanan PBB telah mengecam pemerintah Suriah atas pembantaian massal tersebut. Namun rezim Suriah membantah terlibat dalam pembunuhan warga sipil tersebut dan menyebutnya sebagai ulah para teroris.

(ita/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads