Menurut kelompok monitoring HAM Suriah, Syrian Observatory for Human Rights seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (29/5/2012), 7 warga sipil tewas di Provinsi Homs Tiga dari mereka tewas ketika militer menggempur pinggiran Kota Qusayr. Sementara empat orang lainnya tewas di Kota Homs.
Salah seorang yang tewas di Homs adalah mahasiswa fotografi dan pembuat film, Bassel Shehade, yang baru kembali ke Suriah dari Amerika Serikat sekitar tiga bulan lalu. Demikian menurut Facebook page yang dibuat para aktivis. Disebutkan bahwa kematian Shehade di tangan pasukan rezim Suriah merupakan tindak "pengkhianatan atas kemanusiaan."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Juga di Provinsi Damaskus, seorang warga sipil tewas di Desa Ain Tarma akibat tembakan pasukan rezim. Sementara di Hama tengah, dua warga sipil dilaporkan tewas akibat tembakan yang dilepaskan penembak jitu. Dua tentara Suriah juga tewas di Raqqa dalam kontak senjata dengan pemberontak. Lima pejuang pemberontak juga tewas dalam peristiwa itu.
Sebelumnya pada 25 dan 26 Mei lalu di Kota Houla, total 108 orang tewas dalam pembantaian, yang kabarnya dilakukan oleh pasukan pendukung rezim Suriah. Dewan Keamanan PBB telah mengecam pemerintah Suriah atas pembantaian massal tersebut. Namun rezim Suriah membantah terlibat dalam pembunuhan warga sipil tersebut dan menyebutnya sebagai ulah para teroris.
(ita/nrl)











































