Sakhr al Taifi yang berkebangsaan Arab Saudi ini tewas dalam serangan udara NATO di Provinsi Kunar, Afghanistan pada Minggu (28/5) waktu setempat. Sebagai orang nomor dua di Al-Qaeda, Sakhr merupakan sosok penting yang sering memberikan komando serangan-serangan Al-Qaeda terhadap tentara asing.
"Sakhr al Taifi, juga dikenal sebagai Musthaq dan Nasim, merupakan pemimpin tertinggi kedua Al-Qaeda di Afghanistan," demikian pernyataan resmi International Security Assistance Force (ISAF) pimpinan NATO, seperti dilansir oleh news.com.au, Selasa (29/5/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diketahui bahwa selama ini, Sakhr sering berpindah-pindah tempat sembari melancarkan serangan terhadap militer asing. Sakhr sulit dilacak karena selalu berpindah tempat antara Afghanistan dan Pakistan.
Sebagai seorang pemimpin, Sakhr mempersenjatai para militan di wilayah timur Afghanistan. Dia juga bertanggung jawab dalam memasukkan militan-militan asing ke Afghanistan.
Setelah sekian lama, akhirnya, pengejaran NATO terhadap Sakhr berbuah hasil. Dipastikan, Sakhr berada di antara gerombolan militan Al-Qaeda yang diserang oleh NATO di Provinsi Kunar. ISAF menegaskan, tidak ada korban warga sipil dalam serangan udara NATO tersebut.
(nvc/ita)










































