Paus Benediktus XVI menyerukan komunitas beragama di Suriah untuk bekerja sama mengembalikan perdamaian di negeri yang dilanda konflik berkepanjangan itu. Pembantaian ini menimbulkan kepedihan bagi Paus dan komunitas Katolik keseluruhan.
Demikian disampaikan juru bicara Vatikan Federico Lombardi dalam statemennya seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (29/5/2012).
"Takhta Suci mengulang kembali seruannya untuk penghentian semua bentuk kekerasan dan menyarankan pihak-pihak terkait dan seluruh komunitas internasional untuk mengerahkan segala upaya guna menyelesaikan krisis ini dengan dialog dan rekonsiliasi," kata Lombardi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedikitnya 108 orang tewas dalam pembantaian di Kota Houla, Suriah tengah pada 25 dan 26 Mei lalu. Di antara para korban tewas tersebut termasuk 49 anak-anak dan 34 wanita. Kebanyakan dari mereka tewas ditembak dari jarak dekat.
Dewan Keamanan PBB telah mengecam pemerintah Suriah atas pembantaian warga sipil tersebut. Namun rezim Suriah membantah terlibat dalam pembantaian itu. Rezim Presiden Bashar al-Assad menyebut peristiwa itu dilakukan para teroris dan berjanji akan melakukan penyelidikan atas pembunuhan massal tersebut.
(ita/nrl)










































