Tragis! Selamatkan Bocah di Pantai, Pria Inggris Tewas Tenggelam

Tragis! Selamatkan Bocah di Pantai, Pria Inggris Tewas Tenggelam

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 28 Mei 2012 12:59 WIB
Tragis! Selamatkan Bocah di Pantai, Pria Inggris Tewas Tenggelam
London, - Seorang pria di Inggris tewas usai menolong seorang bocah yang akan tenggelam di laut. Nahas, pria tersebut tiba-tiba terkena serangan jantung usai membawa anak berumur 4 tahun itu ke tepi pantai. Dia pun tewas tenggelam di perairan yang hanya berjarak sekitar 5 meter dari bibir pantai. Tragis!

Seperti dilansir oleh Daily Mail, Senin (28/5/2012), pria yang diperkirakan berusia 32 tahun tersebut nekat berenang ke wilayah berbahaya yang berbendera merah di pantai West Wittering, West Sussex, Inggris. Hal itu dilakukannya ketika melihat ada seorang anak kecil yang mengenakan ban karet mengalami kesulitan di tengah laut. Bendera merah dipasang di perairan tersebut untuk mengingatkan orang-orang agar tidak mendekat dikarenakan arus airnya yang ganas.

Tragis, setelah berhasil membawa anak kecil tersebut dengan selamat ke tepi pantai, pria yang tidak disebutkan namanya tersebut tiba-tiba terkena serangan jantung. Para penjaga pantai langsung menarik pria tersebut keluar dari air dan kemudian memberikan pertolongan pertama kepadanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tapi sayang, nyawa pria yang sama sekali tak punya hubungan dengan anak kecil tersebut, tak berhasil diselamatkan. Bahkan petugas paramedis dan dokter yang terjun ke lokasi, tidak berhasil menyadarkan pria tersebut.

"Mereka berusaha mengeluarkan air dari paru-parunya. Ketika helikopter tiba di lokasi, orang-orang masih optimis dia bisa diselamatkan. Tapi sangat menyedihkan, tidak ada yang berhasil menyelamatkan pria tersebut dan dia meninggal di pantai itu. Dia meninggal sebagai seorang pahlawan," ujar seorang saksi mata di lokasi kejadian.

"Para penjaga pantai tidak melihatnya tenggelam, namun mendengar teriakan minta tolong dan kemudian menarik pria tersebut keluar dari air. Mereka memberinya bantuan pernapasan selama 40 menit sebelum akhirnya helikopter ambulans datang, tapi mereka tetap tidak berhasil menyelamatkannya," tutur seorang saksi mata lainnya, Richard Pike. "Dia berada di zona merah di mana arus airnya sangat kuat," imbuhnya

Sejumlah karangan bunga pun diletakkan oleh warga yang merasa simpatik dengan insiden yang terjadi pada Sabtu (26/5) waktu setempat ini.

(nvc/ita)



Berita Terkait