"Saya yakin bahwa dari indikasi pertama menunjukkan, kandidat kami saat ini unggul," kata Essam al-Erian, seorang pejabat Ikhwanul Muslimin kepada para wartawan di Kairo seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (25/5/2012).
Pernyataan itu didasarkannya pada hasil penghitungan suara dari 236 tempat pemungutan suara (TPS) yang telah selesai dilakukan sejauh ini. Total ada 13 ribu TPS yang dibuka selama pemilu yang berlangsung 23-24 Mei tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pilpres ini, sekitar 50 juta warga Mesir menggunakan hak suara mereka untuk memilih pengganti presiden terguling Hosni Mubarak. Para pemilih harus memilih satu di antara 13 kandidat. Di antara para kandidat tersebut adalah, mantan Menlu Mesir dan kepala Liga Arab Amr Mussa, yang dipandang sebagai politikus dan diplomat berpengalaman.
(ita/nrl)











































