Dewan Keamanan PBB dianggap telah gagal dalam perannya sebagai penjaga perdamaian global. DK PBB juga telah gagal dalam mengintervensi konflik-klonflik dunia sehingga menyebabkan pelanggaran HAM meningkat.
Demikian laporan tahunan organisasi HAM Amnesty International yang dirilis hari ini seperti dilansir Sydney Morning Herald, Kamis (24/5/2012).
Dalam laporan bertajuk "The State of the World's Human Rights" tahun 2012 itu, Amnesty menyebut, dewan yang telah berumur 66 tahun itu tak mampu memenuhi mandat untuk memelihara perdamaian internasional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kegagalan DK PBB untuk mengambil kepemimpinan telah membuat badan tersebut kian terlihat tidak cocok untuk tujuan itu," imbuh Amnesty.
Dalam laporan tahunannya yang ke-50 itu, Amnesty juga menyebutkan, dukungan kuat dari banyak negara pada bulan-bulan pertama pergolakan Arab 2011 tidak diwujudkan dalam tindakan. Bahkan kini banyak pemimpin dunia yang memalingkan muka.
Laporan tahunan Amnesty tersebut juga mengkritik kebijakan pemerintah Australia mengenai masalah-masalah penduduk asli Aborigin dan pengungsi. Dicetuskan Amnesty, Australia terus melanggar hak-hak Aborigin dan menggusur mereka dari tanah kelahiran mereka.
(/)











































