"Dia akan pergi ke Forum Ekonomi Dunia di Thailand," kata Nyan Win, juru bicara partai National League for Democracy pimpinan Suu Kyi seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (24/5/2012).
Event tersebut akan digelar pada 30 Mei hingga 1 Juni mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama ini, Suu Kyi menghabiskan sebagian besar waktunya dalam dua dekade terakhir dengan menjadi tahanan rumah di kediamannya di Yangon. Namun kini aktivitas veteran tersebut telah mendapatkan paspor dan bisa bepergian ke luar negeri untuk pertama kalinya dalam 2 dekade terakhir.
Sebelumnya, Suu Kyi enggan pergi ke luar negeri karena khawatir pemerintah Myanmar tak akan membiarkan dirinya kembali ke negara tersebut. Hubungan Myanmar dengan komunitas internasional telah membaik secara dramatis sejak pemerintahan sipil berkuasa tahun lalu. Suu Kyi pun memenangi kursi pertamanya di parlemen dalam pemilihan sela bulan lalu.
(ita/nrl)











































