Polisi Mesir tersebut tertembak ketika dirinya berada di antara baku tembak antara para pendukung dua kandidat presiden. Demikian disampaikan pejabat-pejabat keamanan Mesir kepada kantor berita AFP, Rabu (23/5/2012).
Dalam insiden yang terjadi di luar TPS di distrik Rod al-Farag, Kairo tersebut, satu orang lainnya terluka. Warga sipil tersebut terkena tembakan di kaki. Sementara polisi yang tewas terkena peluru di bagian dada.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pemilu ini tercatat lebih dari 50 juta pemilih yang akan memilih satu dari 13 kandidat yang bersaing untuk menggantikan Mubarak. Pemilihan presiden (pilpres) ini akan berlangsung dua hari dan digelar di 13.000 TPU yang tersebar di berbagai penjuru negeri.
Hasil awal diperkirakan baru akan diketahui pada Minggu, 27 Mei waktu setempat. Jika tak ada kandidat yang meraih suara mayoritas dalam pilpres putaran pertama ini, maka dua kandidat teratas akan berhadapan dalam putaran kedua yang akan digelar bulan depan.
Selama pemilu berlangsung, sekitar 300 ribu polisi dan tentara akan dikerahkan di berbagai wilayah Mesir untuk mengamankan setiap TPS.
Pilpres ini menandai fase akhir dari transisi bergejolak yang dipimpin dewan militer berkuasa menyusul tergulingnya Mubarak pada tahun lalu.
(ita/vta)











































