"Ada sedikitnya 50 yang tewas dan korban jiwa bisa bertambah," kata pejabat militer Yaman yang enggan disebutkan identitasnya seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (21/5/2012).
Si pengebom bunuh diri beraksi di antara para prajurit yang tengah berlatih untuk parade militer guna memperingati 22 tahun unifikasi Yaman utara dan selatan. Menurut saksi mata, potongan-potongan tubuh manusia berserakan di lokasi kejadian di Lapangan Sabeen, Sanaa tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Serangan bom ini merupakan insiden peledakan paling mematikan sejak Presiden Yaman Abdrabuh Mansur Hadi dilantik pada Februari lalu. Hadi berjanji akan memerangi keberadaan militan Al-Qaeda yang meningkat di negeri itu.
(ita/vit)











































