Ribuan warga Italia terpaksa tidur di mobil-mobil maupun di tempat-tempat penampungan sementara menyusul gempa bumi yang mengguncang negeri itu. Gempa berkekuatan 6 Skala Richter (SR) tersebut telah menewaskan enam orang dan menghancurkan rumah-rumah serta gedung-gedung bersejarah.
Puluhan orang juga terluka akibat gempa yang terjadi pada Minggu, 21 Mei malam waktu setempat itu. Demikian seperti diberitakan AFP, Senin (21/5/2012).
Gempa tersebut mengguncang kawasan industri padat penduduk Emilia Romagna di tengah malam. Warga yang panik berlarian ke jalan-jalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Empat dari enam korban tewas adalah para pekerja shift malam di pabrik-pabrik yang ambruk akibat gempa. Sementara seorang wanita Jerman berumur 37 tahun dan seorang wanita lainnya berumur 100 tahun tewas usai mengalami shock. Sejauh ini sekitar 3 ribu orang telah dievakuasi dari rumah-rumah mereka.
Akibat gempa ini, Perdana Menteri (PM) Italia Mario Monti berangkat lebih awal meninggalkan Chicago, Amerika Serikat, tempat KTT NATO digelar.
Gempa bumi ini terjadi hanya tiga tahun setelah gempa berkekuatan 6,3 SR yang meluluhlantakkan Kota l'Aquila, Italia pada Maret 2009 lalu. Gempa dahsyat tersebut menewaskan sekitar 300 orang dan menyebabkan puluhan ribu orang kehilangan tempat tinggal. (ita/)











































