"Dalai Lama senantiasa terlibat dalam aktivitas anti-China pemecah belah secara global dengan mengenakan jubah keagamaannya, menyebarkan informasi palsu, menipu dunia dan membingungkan publik," cetus juru bicara Kementerian Luar Negeri China Hong Lei.
"Statemen terbaru dia bahkan tak pantas untuk dibantah," katanya kepada para wartawan di Beijing, China seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (15/5/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diakui Dalai Lama, para pembantunya tidak bisa memastikan ancaman tersebut. Namun atas saran dari para pejabat keamanan India, saat ini dirinya tinggal dengan pengamanan superketat di kuil di Dharamsala, yang berada di kaki gunung Himalaya.
Pemerintah Beijing kerap menuding Dalai berusaha memisahkan Tibet dari wilayah kesatuan China. Tudingan ini telah dibantah peraih Nobel Perdamaian tersebut. Menurut Dalai, dirinya hanya mengupayakan otonomi yang lebih luas untuk Tibet.
(ita/nrl)











































