Bocah laki-laki bernama Tyler Whelan itu dinyatakan tewas karena mengalami cedera parah di bagian kepala dan perut akibat benda tumpul. Bocah malang ini dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit Peterborough City, Inggris, pada 7 Maret 2011.
Terakhir kali, Tyler ditinggalkan di rumah sendirian bersama kekasih ibunya, Elvis Lee (34). Diketahui bahwa usai insiden tersebut, Tyler yang luka parah dibiarkan terbaring selama 4 jam sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terungkap juga bahwa, motif Lee memperlakukan Tyler dengan kejam karena bocah tersebut dianggapnya sering mengganggu tidurnya. Selain itu, Lee juga cemburu atas perhatian yang diterima Tyler dari kekasihnya. Demikian seperti dilansir oleh Daily Mail, Selasa (15/5/2012).
Namun bukan hanya Lee, tapi ibunda Tyler, Stephanie Whelan (27) juga diseret ke pengadilan. Stephanie dikenai dakwaan tindak kelalaian yang menyebabkan kematian anaknya.
Dalam persidangan terungkap bahwa Stephanie pernah mengalami sejumlah tindak kekerasan dari Lee, hingga mengalami memar di bagian mata. Namun entah mengapa, Stephanie masih bisa meninggalkan buah hatinya bersama pria yang dikenalnya sangat temperamen dan ringan tangan tersebut.
Pengadilan menyatakan keduanya bersalah atas dakwaan yang dijeratkan. Dijadwalkan, sidang pembacaan putusan terhadap Lee akan digelar pada Rabu (16/5) besok, sedangkan terhadap Stephanie akan digelar pada 14 Juni mendatang.
Secara terpisah, ayah kandung Tyler, Shaun Harrison mengaku sedih mengetahui insiden tragis ini. Shaun yang telah bercerai dari Stephanie ini benar-benar tidak percaya bahwa putranya telah pergi.
"Tyler itu anak kecil yang bandel dan senang bermain, tapi dia memiliki hati yang baik dan senyum yang menakjubkan. Saya merasa sangat kehilangan dia dan saya tidak percaya dia telah pergi. Sangat menyedihkan, saya tidak akan pernah melihatnya dewasa dan melihatnya sebagai seorang pria dewasa seperti seharusnya," tandas Shaun di luar pengadilan.
(nvc/ita)











































