Dituduh Jadi Mata-mata, 4 Aktivis Korsel Ditahan di China

Dituduh Jadi Mata-mata, 4 Aktivis Korsel Ditahan di China

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 15 Mei 2012 10:59 WIB
Dituduh Jadi Mata-mata, 4 Aktivis Korsel Ditahan di China
Seoul, - Empat aktivis Korea Selatan (Korsel) telah ditahan di China sejak Maret lalu. Mereka ditahan atas kecurigaan menjadi mata-mata setelah mereka mewawancarai para pengungsi Korea Utara (Korut) yang bersembunyi di China.

Kementerian Luar Negeri Korsel seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (15/5/2012), mengkonfirmasi keempat aktivis tersebut ditahan di Kota Dalian, China pada 29 Maret lalu atas tuduhan "membahayakan keamanan negara".

Salah satu dari keempat orang tersebut adalah Kim Young-Hwan, mantan pemimpin partai sayap kiri bawah tanah yang menjadi aktivis penentang rezim Korut. Sementara nama ketiga aktivis lainnya tidak disebutkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kim Young-Hwan, pria berumur 48 tahun itu merupakan periset untuk Network for North Korean Democracy and Human Rights, kelompok yang berbasis di Seoul, Korsel.

Menurut Choi Hong-Jae, juru bicara kelompok yang mengupayakan pembebasan Kim, keempat aktivis tersebut tampaknya telah mewawancarai para pengungsi Korut untuk mengumpulkan informasi mengenai kehidupan mereka di China dan situasi di tanah air mereka, Korut.

"Kami mendesak keras China untuk mengizinkan mereka bertemu keluarga mereka dan menjamin akses mereka ke konsulat," katanya kepada AFP.

Kementerian Luar Negeri Korsel menyatakan, pemerintah Korsel telah meminta pemerintah China untuk menangani kasus ini secara adil dan cepat.

Seperti diketahui, para aktivis Korsel banyak terlibat dalam aktivitas rahasia di China guna membantu para pengungsi Korut pergi ke negara ketiga dan ke Korsel.

(ita/nrl)


Berita Terkait