Wanita bernama Estrella Carrera tersebut ditemukan tewas di Illinois, Amerika Serikat pada Minggu, 13 Mei sekitar pukul 15.30 waktu setempat. Hasil autopsi memastikan bahwa wanita berumur 26 tahun itu tewas akibat beberapa luka tusukan. Kematiannya pun digolongkan sebagai pembunuhan.
Demikian disampaikan kepolisian Burbank seperti diberitakan The Chicago Tribune dan dilansir News.com.au, Selasa (15/5/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jasad Carrera ditemukan setelah saudara perempuannya khawatir karena pengantin baru itu tak kunjung menjawab teleponnya. Apalagi korban juga tidak menjemput dua anaknya yang dititipkan ke keluarganya. Saudara korban pun meminta polisi untuk mengecek ke rumah Carrera.
Carrera terakhir kali dilihat pada Sabtu, 12 Mei sekitar pukul 2 dini hari waktu setempat, beberapa jam setelah pernikahannya dilangsungkan pada malam sebelumnya. Korban seharusnya menjemput kedua anaknya dari rumah keluarganya pada Sabtu sore waktu setempat.
Sebelumnya pada Jumat, 11 Mei waktu setempat, Carrera menikah dengan ayah dari anak bungsunya. Menurut sepupu korban, Sandy Lopez, Carrera dan pria tersebut telah menjalin hubungan putus-sambung selama sekitar tiga tahun. Carrera memiliki seorang anak perempuan berumur 9 tahun dan seorang anak laki-laki berusia 2 tahun.
Pada hari Jumat itu, Carrera mengundang Lopez untuk datang ke pestanya. Lopez mengaku tidak menyetujui pernikahan tersebut. "Dia (suami Carrera) orang yang bermasalah," kata Lopez tanpa menjelaskan lebih rinci.
Peristiwa ini mengguncang keluarga Carrera. "Kami tak pernah menduga ini akan terjadi, dia wanita yang kuat... dia menyayangi anak-anaknya," tutur Lopez.
Kepolisian kini tengah memburu suami baru korban yang raib entah kemana. Dua mobil milik korban yang biasanya diparkir di luar apartemen juga hilang.
(ita/nrl)











































