Ledakan bom ini terjadi di sebuah pasar di Distrik Ghormach di Provinsi Faryab seperti diberitakan kantor berita AFP, Senin (14/5/2012).
"Bom yang diledakkan dari jarak jauh yang ditanam oleh para teroris dan musuh Afghanistan... meledak hari ini sebelum siang ketika orang-orang sebangsa kita sedang sibuk berbelanja di pasar," demikian statemen Kementerian Dalam Negeri Afghanistan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejauh ini belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas pengeboman tersebut. Namun kelompok militan Taliban sebelumnya telah beberapa kali mengklaim serangan-serangan bom serupa.
Sekitar 130 ribu pasukan NATO yang dipimpin Amerika Serikat saat ini masih berada di Afghanistan untuk membantu memperkuat pemerintahan Presiden Afghan Hamid Karzai, juga untuk terus memburu para militan Taliban dan Al-Qaeda. Namun pasukan NATO dijadwalkan ditarik mundur dari Afghanistan pada akhir tahun 2014 mendatang.
(ita/nrl)











































