Pemimpin spiritual Tibet Dalai Lama membeberkan adanya rencana agen-agen China untuk membunuh dirinya. Plot pembunuhan itu akan dilakukan wanita-wanita Tibet yang telah terlatih untuk misi meracuni tokoh berumur 76 tahun itu.
Dalam wawancara dengan media Inggris, Telegraph, seperti dilansir Sydney Morning Herald, Senin (14/5/2012), Dalai Lama mengungkapkan, dirinya telah menerima laporan dari wilayah Tibet mengenai ancaman bahwa agen-agen China telah melatih wanita-wanita Tibet untuk misi meracuni dirinya. Para wanita tersebut akan mencoba meracuni Dalai Lama saat mereka menyamar sebagai pemuja yang ingin meminta berkatnya.
"Kami menerima beberapa informasi dari Tibet," kata Dalai Lama. "Beberapa agen China melatih sejumlah warga Tibet, khususnya wanita-wanita, dengan menggunakan racun, rambut yang diracuni dan syal beracun, mereka berpura-pura meminta berkat dari saya supaya tangan saya menyentuh mereka," papar peraih Nobel Perdamaian itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hubungan antara China dan Tibet belakangan kian memburuk dengan banyaknya aksi bakar diri yang dilakukan para biksu Tibet. Mereka bersikeras menuntut otonomi khusus dari China. Dalai Lama mengatakan, China mencoba membunuhnya untuk menanamkan pengaruhnya di kuil Buddha Tibet.
Menurut Dalai Lama, saat dirinya meninggal, China akan ikut campur dalam menunjuk pemimpin baru yang seharusnya merupakan reinkarnasi dirinya. Dengan begini, China akan lebih leluasa untuk mengatur para biksu di Tibet.
(ita/nrl)











































