"Suriah menilai AS dan sekutunya yang menggunakan dalih memerangi terorisme untuk berperang kini membentuk aliansi dengan para teroris yang telah menghadapi Suriah", ungkap Menteri Informasi Suriah Adnan Hasan Mahmoud seperti yang dikutip detikcom dari Reuters, Minggu (13/5).
"Serangan ini merupakan eskalasi teroris dengan menggunakan jebakan mobil dengan berton-ton bahan peledak untuk menargetkan warga Suriah. Ini merupakan kelanjutan dari taktik teroris berdarah yang digunakan antara kelompok bersenjata dan Al Qaeda bersama dengan negara-negara barat yang mendukung mereka dengan persenjataan dan finansial," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara negara-negara barat, Turki dan negara Teluk Arab telah secara terbuka menyatakan dukungannya kepada oposisi Suriah. Banyak aktivis dan pejuang yang mengatakan negara-negara Teluk menyalurkan dana dan senjata untuk para pemberontak lewat pihak swasta.
(mpr/mpr)











































